KISRUH BPK

Ketua dan Wakil Ketua BPK Kembali Disebut Tidak Kompak, Ada Apa Sih?

Isma disebut-sebut kembali menjungkalkan Agus dalam pemilihan Ketua Umum Perpani 2023-2027.

By | Senin, 16 Januari 2023 06:31 WIB

Gedung Badan Pemeriksa Keuangan. Isu ketidakkompakan antara Ketua BPK dan Wakil Ketua BPK terus menjadi ajang pembicaraan.
Gedung Badan Pemeriksa Keuangan. Isu ketidakkompakan antara Ketua BPK dan Wakil Ketua BPK terus menjadi ajang pembicaraan.

JAKARTA, BELASTING—Isu ketidakkompakan antara Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Isma Yatun dan Wakil Ketua BPK Agus Joko Pramono terus menjadi bahan pembicaraan.

Terakhir, Isma disebut-sebut ikut menjungkalkan Agus dalam pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) dalam Munas Perpani ke-20, Selasa (20/12/2022).

Dalam munas tersebut, terpilih sebagai Ketua Umum Perpani 2023-2027 adalah Arsjad Rasjid, yang juga CEO Indika Energy sekaligus Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia.




Arsjad menang setelah merebut 18 dari 33 suara cabang Perpani provinsi yang diperebutkan. Dengan demikian, Arsjad-lah yang terpilih sebagai Ketua Umum Perpani.

“Orang-orang Bu Isma ikut ‘bergerak’. Kayaknya ini sudah tidak sehat,” kata seorang pejabat yang mengetahui informasi tersebut, akhir pekan lalu (15/1/2023).

Dia mengatakan situasi kompetisi yang tidak sehat tersebut harus diakhiri untuk mencegah kerugian yang lebih besar, misalnya yang menyangkut kinerja BPK.



Sampai berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi atau bantahan dari BPK. Sebelumnya, Isma juga disebut menjungkalkan Agus dalam pemilihan Ketua Umum Ikatan Akuntan Indonesia (IAI).

Adapun dalam Munas Perpani tersebut, Arsjad mengaku akan mengajak serta Agus Joko ke dalam kepengurusan Perpani 2023-2027.

“Berikan saya waktu untuk menyusun kepengurusan, dan saya sudah sepakat mengajak Pak Agus Joko dalam kepengurusan,” katanya.

Ia juga mengajak semua pihak bersama-sama memberikan yang terbaik kepada Perpani, sehingga ke depan atlet-atlet panahan IUndonesia bisa berjaya di Olimpiade Paris 2024.

Arsjad menambahkan untuk mencapai target tersebut, pihaknya mendorong transformasi organisasi yang bertumpu pada lima aspek pengembangan.

Kelima aspek itu antara lain pengembangan sumberdaya manusia, pengembangan kelayakan sarana dan prasarana penunjang.

Kemudian mendorong cabang panahan barebow dan jemparingan diperlombakan di ajang nasional, pembinaan khusus bagi atlet panahan, dan penguatan kemitraan untuk membangun organisasi. (Isa)



KOMENTAR

Silahkan berikan komentar dengan baik

Tulis Komentar Anda :