PIDANA PERPAJAKAN

Geledah Truk Sembako, Bea Cukai Temukan Rokok Ilegal di Bawah Tumpukan Mie

Distribusi rokok polos tanpa pita cukai terus berkembang, kini pakai truk pangan

By | Kamis, 04 Agustus 2022 17:24 WIB

ilustrasi penindakan rokok ilegal (foto: DJBC)
ilustrasi penindakan rokok ilegal (foto: DJBC)

BATANG, BELASTING—Kantor Wilayah (Kanwil) Bea dan Cukai Jawa Tengah dan DI Yogyakarta (Jateng DIY) melaporkan telah menggagalkan 2 upaya peredaran rokok ilegal.

Kasubdit Humas dan Penyuluhan Bea dan Cukai Hatta Wardhana mengatakan dari kedua penindakan tersebut, petugas mendapati sedikitnya 672.000 batang rokok tanpa pita cukai.

Hatta menyampaikan pada penindakan pertama, petugas bea dan cukai Jateng DIY menggeledah sebuah truk dan menemukan 384.000 batang rokok ilegal di bawah tumpukan sembako berupa mie kering.




“Rokok ilegal yang akan diangkut ke wilayah Sumatra itu, disembunyikan di bawah tumpukan mi kering,” ujarnya, Rabu (4/8/2022).

Hatta menjelaskan petugas menelusuri ruas tol Kendal-Tegal pada pagi hari. kemudian menemukan dan menghentikan truk target operasi di Rest Area 360, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. 

Diduga truk tersebut akan mengangkut rokok ilegal ke Pulau Sumatra. Kini, truk beserta sopir dan kernetnya di bawa ke kantor bea dan cukai untuk pemeriksaan lebih lanjut.



Hatta menyebutkan 384.000 batang rokok ilegal itu diperkirakan bernilai Rp547,2 juta. Adapun potensi penerimaan negara yang seharusnya dibayar sejumlah Rp366,5 juta. Itu berasal dari pungutan cukai, PPN hasil tembakau, dan pajak rokok.

Selanjutnya, Kanwil Bea dan Cukai Jateng DIY bersama Bea dan Cukai Tegal menggagalkan upaya peredaran rokok ilegal di ruas Tol Semarang-Batang. Petugas memeriksa minibus berwarna putih yang diduga membawa rokok ilegal.

Setelah digeledah, petugas menemukan sedikitnya 288.000 batang rokok ilegal. Hatta menyampaikan perkiraan nilai barang itu sejumlah Rp329 juta dan potensi kerugian negara senilai Rp220 juta.

Hatta menerangkan rokok ilegal itu dibungkus menggunakan karton coklat. Kini, supir, 1 unit minibus pribadi, dan barang bukti dibawa ke kantor Bea dan Cukai Tegal untuk diperiksa. (das)
 



KOMENTAR

Silahkan berikan komentar dengan baik

Tulis Komentar Anda :