ASISTENSI KEPABEANAN

3.800 Ton Bungkil Sawit Dikirim ke Thailand, Hasilkan Devisa Rp8,2 Miliar

bea cukai dampingi pelaku usaha pasarkan produk ke luar negeri

By | Rabu, 18 Januari 2023 15:50 WIB

ilustrasi (foto: Belasting)
ilustrasi (foto: Belasting)

MAMUJU, BELASTING—Pelaku usaha industri turunan Kelapa Sawit meraup sedikitnya Rp8,2 miliar devisa negara yang berasal dari pelaksanaan ekspor komoditas bungkil  inti sawit (palm kernel) yang dikirim ke Thailand.

Kegiatan ekspor itu dilakukan oleh PT Awana Sawit Lestari dengan didampingi oleh Bea dan Cukai Parepare. Kepala Kantor Bea dan Cukai Parepare Nugroho Wigijarto mengatakan ada 3.800 ton bungkil sawit yang diekspor ke Thailand.

“Dalam ekspor ini, tak kurang dari US$545.000 [setara Rp8,2 miliar] devisa negara berhasil dikumpulkan. Ini adalah sebuah sinyal positif peningkatan ekspor di awal 2023,” ujarnya, dikutip Rabu (18/1/2023).




Nugroho menerangkan Kantor Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Mamuju ikut menjadi salah satu penyelenggara pelepasan ekspor. Dia menyampaikan 3.800 ton bungkil sawit itu diberangkatkan ke Thailand melalui Pelabuhan Belang-Belang Mamuju, Sulawesi Barat.

Dia menuturkan kegiatan pelepasan ekspor itu adalah hasil sinergi dan kolaborasi seluruh stakeholder. Dia menambahkan terutama para stakeholder agribisnis yang turut mendukung gerakan tiga kali ekspor (Gratieks).

Gratieks adalah gerakan untuk meningkatkan ekspor di sektor pertanian hingga sebanyak 3 kali lipat. Tujuannya untuk meningkatkan volume ekspor, kesejahteraan petani, hingga negara mitra dagang.



Nugroho menyampaikan ekspor ribuan ton bungkil sawit itu merupakan kegiatan ekspor perdana yang dilakukan PT Awana Sawit Lestari. Dia berharap ekspor tersebut bisa memacu pelaku usaha lainnya.

“Ekspor perdana ini diharapkan dapat memacu bergeraknya ekspor komoditas unggulan lain yang ada di Provinsi Sulawesi Barat,” ungkap Nugroho.

Adapun perangkat daerah yang turut hadir dalam pelepasan ekspor itu terdiri dari Pj. Gubernur Sulawesi Barat, Kapolda Sulbar, sejumlah pejabat forkopimda, dan kepala OPD di lingkungan Pemprov Sulbar.(das)



KOMENTAR

Silahkan berikan komentar dengan baik

Tulis Komentar Anda :