SEHARI JADI MENTERI

Kementerian PPPA Buka Kesempatan Pelajar jadi Menteri PPPA Sehari

Program "Sehari Jadi Menteri PPPA" ini diharapkan mampu menginspirasi anak-anak

By | Senin, 25 Juli 2022 18:18 WIB

Menteri PPPA Bintang Puspayoga (foto: kementerian PPPA)
Menteri PPPA Bintang Puspayoga (foto: kementerian PPPA)

JAKARTA, BELASTING—Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak membuka kesempatan bagi pelajar di seluruh Indonesia berusia 15-18 tahun untuk mengikuti seleksi program "Sehari Jadi Menteri".

Menteri PPPA Bintang Puspayoga mengatakan nantinya akan ada kesempatan bagi anak-anak Indonesia untuk berperan sebagai Menteri PPPA selama sehari pada November untuk mempelopori kampanye bersama dalam memerangi kekerasan seksual.

"Dua anak yang terdiri dari laki-laki dan perempuan akan diberikan kesempatan berperan sebagai Menteri PPPA selama sehari," ujar Menteri PPPA Bintang Puspayoga Senin, 25/7/2022).




Mereka yang terpilih, nantinya memiliki kesempatan untuk menyampaikan gagasan tentang perlindungan anak dari kekerasan kepada para pembuat keputusan.

"Ini dalam rangka memperingati Hari Anak Internasional," katanya.

Menteri PPPA menambahkan program "Sehari Jadi Menteri PPPA" ini diharapkan mampu menginspirasi anak-anak untuk menjadi pelapor yang berkontribusi aktif melaporkan kekerasan seksual yang terjadi pada mereka serta sebagai pelopor atau inspirator untuk sebayanya dalam perlindungan anak dan penghapusan kekerasan seksual.



"Ini kesempatan bagi anak Indonesia untuk mengambil peran strategis selama satu hari sekaligus menunjukkan potensi kepemimpinan kalian, khususnya dalam perlindungan anak dari segala bentuk kekerasan seksual," ujar Bintang.

Program "Sehari Jadi Menteri" merupakan kolaborasi bersama antara Kementerian PPPA dan Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) dengan tema "Hapuskan Kekerasan terhadap Anak". Pendaftaran akan dibuka sejak 30 Juli hingga 13 Agustus 2022.

Informasi mengenai kriteria pendaftaran, rangkaian kegiatan dan jadwal "Sehari Jadi Menteri PPPA" dapat diikuti melalui seluruh media sosial Kementerian PPPA dan Plan Indonesia. (sds)



KOMENTAR

Silahkan berikan komentar dengan baik

Tulis Komentar Anda :