KEBIJAKAN PAJAK DAERAH

Pertamina Patra Niaga Setor Rp3,5 Triliun Pajak BBM ke 5 Pemprov di Sumatra

Konsumsi BBM nonsubsidi tambah setoran pajak pemprov

By | Sabtu, 21 Januari 2023 14:55 WIB

ilustrasi (foto: istimewa)
ilustrasi (foto: istimewa)

JAKARTA,BELASTING -  PT Pertamina Patra Niaga merilis nilai pembayaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) kepada 5 provinsi di Pulau Sumatra.

Pjs. Area Manager Finance Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Adrian Bonarul Parlindungan mengatakan nilai pembayaran PBBKB untuk 5 provinsi di Sumatra mencapai Rp3,5 triliun pada 2022. Kelima daerah tersebut adalah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau dan Kepulauan Riau.

"Selama tahun 2022, Pertamina Patra Niaga telah melakukan penyetoran PBBKB kepada Bapenda di lima provinsi yaitu senilai Rp3.511.481.034.600 atau naik sebanyak 15% dari PBBKB yang disetor pada tahun 2021," katanya dalam keterangan tertulis dikutip Sabtu (21/1/2023).




Adrian menjelaskan nilai pembayaran dilakukan bersama melalui rapat koordinasi pemungutan penyetoran dan rekonsiliasi PBBKB yang digelar selama 2 hari. Rapat digelar bersama 4 Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dari 5 provinsi.

Melalui pembayaran kewajiban pajak daerah tersebut menjadi kontribusi perseroan dalam meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam penyetoran pajak daerah. Nilai pembayaran juga ikut mendongkrak pendapatan asli daerah dari konsumsi BBM masyarakat.

"PBBKB merupakan salah satu pendapatan yang sangat memiliki dampak yang signifikan bagi pemerintah daerah dalam melakukan pembangunan daerahnya," paparnya.



Sementara itu, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Freddy Anwar mengatakan kenaikan pembayaran PBBKB ke kas daerah pada tahun lalu tidak lepas dari kenaikan konsumsi BBM masyarakat di 5 provinsi tersebut.

Dia menjelaskan kenaikan setoran pajak karena meningkatnya konsumsi masyarakat terhadap BBM nonsubsidi seperti Pertamax dan Dex Series. Kedua jenis BBM tersebut menjadi penyumbang terbesar PBBKB ke kas daerah.

"Peningkatan penggunaan BBM berkualitas sangat berdampak pada Pendapatan Daerah melalui PBBKB, sehingga geliat pembangunan di daerah dapat terus tumbuh," tambahnya. (das)



KOMENTAR

Silahkan berikan komentar dengan baik

Tulis Komentar Anda :