KOMISI PEMILIHAN UMUM

Pemerintah Setujui Tambahan Anggaran KPU Sebesar Rp1,24 Triliun

Usulan tambahan anggaran KPU yang sudah disetujui oleh pemerintah sebesar Rp1,24 triliun

By | Selasa, 02 Agustus 2022 19:01 WIB

Menko Polhukam Mahfud MD  (foto: Humas Menkopolhukam)
Menko Polhukam Mahfud MD (foto: Humas Menkopolhukam)

JAKARTA, BELASTING—Pemerintah menyetujui usulan tambahan anggaran untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebesar Rp1,24 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan usulan dari KPU terkait penambahan anggaran sudah disetujui. Hal ini untuk penopang kenaikan biaya terhadap panitia, meski tidak 100 persen. 

"Usulan tambahan anggaran KPU yang sudah disetujui oleh pemerintah sebesar Rp1,24 triliun. Mengenai kegiatan operasional seperti pembangunan gedung-gedung di daerah belum disetujui," ujar Mahfud MD saat memberikan sambutan pada acara peluncuran Kanal Pemilu di salah satu stasiun televisi swasta di Jakarta, Senin malam (1/8/2022). 




Terkait persiapan Pemilu, menurut Menko Polhukam, semua yang diperlukan termasuk instrumen hukum, anggaran, kelembagaan, dan penjadwalan sudah dibicarakan dengan KPU, DPR, dan Bawaslu.

"Supaya tidak ada salah paham, misalnya ada berita hari hari ini, bahwa Pemilu agak tersendat karena pemerintah dananya lambat cair, itu tidak juga. Karena sudah dibicarakan dengan KPU dan semua stakeholders. Dana yang diperlukan  disediakan sepenuhnya oleh pemerintah," tambah Mahfud.

Meski demikian, jika saat ini anggaran belum cair, Mahfud meminta agar KPU segera membuat DIPA.  



"Kalau DIPAnya sudah jadi kan gampang. Kalo belum ada, DIPA belum bisa, karena itu melanggar keuangan negara. Oleh sebab itu pemerintah menjamin hal ini. Tahun berikutnya anggaran disediakan, berikutnya lagi disediakan," jelas Mahfud pada acara yang juga dihadiri Ketua KPU, Ketua Bawaslu, dan para pimpinan partai politik ini. 

Kepada KPU, Mahfud yang juga mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini berpesan, agar KPU bersungguh-sungguh bekerja dengan penuh profesionalitas.

"Saudara, kepada KPU saya ingin menyampaikan pesan, anda harus sungguh sungguh bekerja, menyelenggarakan Pemilu ini dengan sebaik baiknya, dengan penuh profesionalitas, karena apapun yang anda lakukan, itu pasti ada yang menggugat. Tidak ada Pemilu yang tidak ada gugatan. Sejak dulu terjadi seperti itu," ujar Mahfud. (sds)



KOMENTAR

Silahkan berikan komentar dengan baik

Tulis Komentar Anda :