Tentang Kami

KAMI bukan konsultan pajak, akuntan, politisi, atau ahli hukum. Kami tidak menyediakan jasa konsultasi pajak, pengerjaan laporan keuangan, atau jasa beracara di pengadilan.

Kami wartawan. Kami mencari data, menggali informasi, dan mengolahnya untuk disajikan kepada Anda dengan bahasa yang mudah dimengerti.

Topik yang kami geluti—pajak, akuntansi, bea cukai, ekonomi, politik dan hukum—bukan topik yang mudah. Namun, kami belajar, berguru, terus-menerus, sampai kami percaya diri.

Kami dirikan situs berita ini sebagai media informasi khususnya bagi Anda yang bergelut di bidang pajak, bea cukai, akuntansi, ekonomi, politik dan hukum.

Situs ini adalah tempat berbagi informasi, mulai dari yang remeh sampai yang gawat, tempat untuk menyatakan persetujuan dan ketidaksetujuan, sekaligus saling mengoreksi.

Kami percaya, setiap kebijakan ekonomi atau politik berikut proses pengambilan keputusannya tidak pernah datang atau diambil dari ruang hampa.

Kebijakan ekonomi berkaitan erat dengan kebijakan politik. Begitu pula sebaliknya. Relasinya saling memengaruhi. Akan ada pihak paling diuntungkan sekaligus pihak paling dirugikan.

Dengan perspektif tersebut, maka semuanya harus mendapat tempat, baik yang setuju maupun yang tidak, baik yang mendukung maupun yang menolak.

Dengan cara itu kami meningkatkan kualitas informasi situs ini. Publik bisa memanfaatkannya, mengambil keputusan dan memperbaiki kualitas kehidupannya. Singkatnya, tercerahkan.

Untuk mengejar kepentingan itu, kami memilih sikap kritis, independen dan nonpartisan. Kami berdiri di atas semua kalangan dan golongan, dan terutama untuk publik: Anda, pembaca.

Kami percaya, hanya dari sikap itulah bisa lahir jurnalisme yang berkualitas, jurnalisme yang bisa menjadi referensi pengambilan kebijakan, yang sekaligus mengemban misi:

Sebetapapun buruk dan sulit situasinya, publik harus ditempatkan dalam posisi mulia. Ya, Anda, bukan para pembuat kebijakan atau klien.*

Profil Awak Redaksi


Bastanul Siregar

MANTAN redaktur Bisnis Indonesia dan Pemimpin Redaksi DDTCNews ini meliput politik, hukum dan ekonomi. Pada 2006-2008 ia meliput pembahasan paket UU Pajak. Opininya "Gelang Karet APBN 2008" terpilih sebagai artikel terbaik Olimpiade APBN 2008. Sejak 2011, jebolan S2 Pajak UI ini menulis buku keuangan negara dan menjadi narasumber di BPK, BI, DPR, dan beberapa BUMN.


Doni Agus Setiawan

SEBELUM ke Belasting, ia masuk ke jajaran redaksi DDTCNews sejak 2017, setelah sebelumnya di Metrotvnews. Ia meliput Ditjen Pajak, Ditjen Bea dan Cukai, Badan Kebijakan Fiskal, dan Badan Pemeriksa Keuangan. Alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Sudirman yang tekun ini meliput dari awal RUU Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan hingga akhirnya berubah menjadi UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan.


Sofian Dwi Setio Budhi

MENGAWALI karirnya di Semarang sebagai wartawan Radar Semarang pada 2004, lalu ke Yogyakarta menjadi koresponden Harian Sindo. Ia meliput kasus hukum, korupsi, budaya, dan gaya hidup. Sampai di Jakarta pada 2008, mantan redaktur Harian Sindo dan beberapa media online ini sering meliput politik dan pemerintahan. Ia juga pernah menjadi pemimpin redaksi satu portal berita di Bekasi.


Basfin Siregar

MANTAN redaktur ekonomi Mingguan GATRA ini memulai karir wartawan pada 2003. Ia meliput ekonomi, politik, internasional, kadang seni budaya, juga menerjemahkan novel sastra. Pada 2013 ia mengikuti Workshop DW Akademie di Yangon, Myanmar. Pada 2016 ia meliput agenda tax amnesty. Sejak itu, beberapa kali alumnus Sastra Inggris Universitas Diponegoro ini menulis buku bertema keuangan negara.